Perampokan di Bandara Pekanbaru

0
115

PEKANBARU,Metrorepublik.com – Wajah Selin ndruru (20) masih terilhat pucat saat melapor ke Mapolsek Bukit Raya. Ia hanya bisa banyak diam. Sesekali dirinya menjawab pertanyaan petugas saat membuat laporan.

“Saya bersama pacar saya dirampok, Pak. Sepeda motor kami dibawa kabur, ” ujarnya kepada petugas sentral pelayanan kepolisian terpadu (SPKT).

Diceritakannya, sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, ia bersama pacarnya Rendi Saputra (21) sedang duduk di bawah gerbang gapura Bandara Sultan Syarif Kasim II, Jumat (29/4/2016) sekitar pukul 02.00 WIB.

Tiba-tiba, datang dua orang laki-laki yang tidak mereka kenali menghampiri mereka. Para pelaku langsung merangkul leher Rendi dan mendorong korban hingga terjatuh sembari mengatakan, “Serahkan kunci motor, jangan melawan nanti saya tembak, ” kata Selina menceritakannya ke petugas.

Pelaku kemudian merebut kunci sepeda motor Honda Beat warna biru putih milik korban dan menaikinya.

“Sempat saya halangi. Saat itu Rendi langsung bangkit dan kembali merebut kuncinya, ” jelasnya.

Namun, secara tiba-tiba pelaku langsung menembakkan senjata api ke bagian paha kanan Rendi hingga membuat korban jatuh tersungkur.

Melihat Rendi tidak berdaya, Selina mencoba menghubungi temannya. Namun pelaku langsung merampas handphone dan pergi meninggalkan korban sambil membawa serta sepeda motor korban.

Selina kemudian meminta tolong kepada salah seorang pegawai swlayan yang tak jauh dari lokasi tersebut. Mereka pun melarikan Rendi ke Rumah Sakit Syafira untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Bukit Raya Kompol Ricky Ricard di konfirmasi awak media melalui Kanit Reskrim Ipda M Bahari Abdi SH membenarkan kejadian tersebut.

“Kami akan melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi. Korban warga Jalan KH Nasution. Saat ini korban masih dirawat di rumah sakit. Diperkirakan atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp18 juta, ” jelas Abdi. ( aroy   Hal )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here