Bidadari Batik Airline Resmi Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

0
127

Jakarta-Metro Republik.com Pramugari cantik Maskapai Penerbangan Batik Airline akhirnya resmi dilaporkan oleh Syamsudin selaku korban (korban) penipuan dengan modus memalsukan KTP ke Bareskrim Mabes Polri, Kamis (23/11).Gambir Jakarta Pusat.

Dalam Pelaporan tersebut Korban didampingi kuasa hukumnya, Surya Darma Simbolon SH dan Franky Simbolon SH Sengaja mendatangi Bareskrim Mabes Polri setelah mendapati keterangan dari Menar selaku HRD Batik Airline tentang kebenaran Anis Priliyanti sebagai pramugari aktif sejak enam (6) bulan lalu “Kata Surya Darma sebelum di laporkan Anis alias Priliyanti ke mabeskrim.

“Kami telah melakukan pendekatan untuk tidak menempuh jalur hukum Katanya ,Anis Priliyanti “Saya akan selesaikan secepatnya itu komunikasi itu tanggal selasa tanggal ,21/11/2017 tapi sampai hari ini tidak ada lagi komunikasi ,” Artinya iktikad baik dari terlapor tidak ada ,tutur Surya Darma dengan jelas .

Tambah Surya Darma “Anis Priliyanti alias Yasminda, Pramugari Batik Airline (Terlapor) Didepan penyidik Bareskrim Aiptu Moch Bachlodin, pelapor menjelaskan terkait tipu daya dari seorang AP.

Hingga Laporan diterima dengan Nomer LP: 878/XI/2017/BARESKRIM. Ujarnya “Di kesempatan yang lain ,Syamsudin selaku pelapor menjelaskan di depan awak media saat gelar konferensi pers di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, Kamis (23/11), Bahwa Anis Priliyanti (AP) diawal perkenalannya memakai nama Yasminda dan berusia 36 tahun, hal itu diperkuat dengan bukti KTP Yasminda yang dikirim via WhatsApp dari pelaku ke korban.

“Modus operandi AP tidak hanya sampai disituh, AP juga mengaku anak bungsu dari Prof.Dr.H. Moeslim Taher seorang mantan DPA. “Pengakuan Anis Priliyanti (AP) tahun 2014 – 2015 sebelumnya adalah Yasminda dan mengaku anak bungsu dari seorang terkenal Moeslim Taher. Pengakuannya terkesan membius dan AP juga mengaku sering sakit sakitan bahkan telah divonis 4 bulan lagi hidupnya.” Jelasnya

“Berdasarkan perkara yang diungkap, Surya Darma Simbolon SH selaku kuasa hukum menerangkan, kasus ini sudah dibawa ke proses hukum dan akan dilakukan upaya upaya penyelesaian hukum. “Biar pihak kepolisian yang menentukan penegakan hukum dalam kasus ini, tadi dalam laporan kepolisian, AP dijerat pasal 372 dan 378 KUHP.” ucap Surya.

“Permasalahan kasus ini bukan hanya merugikan kliennya dalam sisi materi, tetapi imateriil. “Kerugian yang dialami klien saya sangat jelas menusuk privasi, dan menghancurkan reputasinya sebagai Direktur Balai Lelang Property.

“Bahkan hampir saja rumah tangga klien kami berantakan.” papar Surya. “Kekutan Hukum dasar Bukti laporan ke Mabeskrim Bukti Transferan dari Syamsudin (kliennya) keatas nama Yasminda alias Anis Priliyanti dengan berbeda beda nama, dan telah dijadikan alat bukti SAH. Tercatat lebih dari 118 Juta rupiah. “Kemudian praktek penipuan yang di Anis priliyanti ini jelas penipuan murni dan akan di jerat pidana pasal 372 dan,378 ancaman kurungan ,4 bulanpenjara.tutupnya. (@n)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here