Polda Sumut Gulung 17 Tersangka Bandara Narkoba Jaringan Internasional

0
99

Medan – Metro Republik.com.  Dalam priode Januari sampai Februari 2018 Dir. Resnarkoba Polda Sumut berhasil meringkus 17 orang tersangka narkoba yang mana diantaranya 16 orang laki-laki dan 1 orang perempuan, Kamis (22/2) seekira pukul 14.00 WIB.

Para tersangka yang diamankan itu adalah jaringan sindikat Internasional antar Negara yang masuk melalui Malaysia, Pekan baru, Medan, Aceh
Malaysia, Aceh, Jambi, Medan. Dari pengungkapan tersebut Dir. Resnarkoba Polda Sumut berhasil mengamankan narkotika golongan I jenis sabu – sabu seberat 19,23 Kg dan 27.017 butir pil ekstasi.

Demikian dikatakan Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw didampingi Dir. Resnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Hendri Marpaung, Pejabat Utama Polda Sumut dan Labfor Cabang Medan, mengatakan peristiwa penangkapan itu berawal dari adanya informasi tentang jaringan sindikat Internasional yang akan mengedarkan narkotika golongan I Jenis Sabu dan narkotika golongan I jenis pil ekstasi di wilayah hukum Polda Sumut.

Bermodalkan informasi tersebut,
Personil Dir. Resnarkoba Polda Sumut langsung melakukan penyelidikan secara intensif terhadap informasi tersebut, alhasil, sebanyak 17 orang tersangka orang berhasil diringkus.

“Kita berhasil mengamankan 17 orang tersangka yang diantaranya 16 orang laki-laki dan 1 orang perempuan, mereka diringkus dari 9 TKP yang berbeda,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw.

Lebih lanjut Kapolda Sumut menjelaskan penangkapan itu dimulai pada Kami (25/1) sekira pukul 12.00 WIB di kawasan Jalan Bakaran Batu Komplek graha Indah, Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang dan dengan tersangka 3 orang berinisial MINUTE (27) warga Dusun Putro Betong desa Blang Peuria Aceh Utara, MI (29) warga Duusun Darul Aman Desa Tanjong meunye Aceh Utara dan IA (39) warga Lr Gelatik No. 20 C Dusun Surabaya Desa Ateuk Pahlawan Banda Aceh dengan baran bukti 1000 ribu gram sabu, 6 buah HP, 2 KTP, 1 lembar Resi, dan 1 mobil Avanza warna hitam BK 1373 EVm

Kemudian, pada Kamis (1/2) sekira pukul 17.30 WIB, polisi kembali meringkus 1 orang tersangka berinisial PBS (29) warga Dusun X, Gebang Langkat saat berada di kamar A.27 hotel A- Residence Jalan Sei Puutih Baru, Medan Baru dengan barang bukti dua bungkus sabu dengan berat 200 gram, 1 buah HP dan KTP. Penangkapan beranjut sampai pukul 20.30 WIB di warung bakso Wak Jaka di Jalan Veteran Pasar IV, Medan Marelan, tersangka berinisial HE alias H (32) warga Lingkungan I blok E No.53 Perumnahan Kampung Nelayan Indah, Medan Labuhan dengan barang bukti 1 bungkus sabu seberat 100 gram, 1 buah HP dan KTP.

Lanjut, Selasa (6/2) sekira pukul 16.00 WIB di Jalan Sei Mencirim, Sunggal DS, tersangka SRD alias SR alias BJ (36) warga Asam Dusun V Desa Sei Mencirim, barang bukti 500 gram sabu yang dimasukan ke dalam kotak kue Amanda, 1 buah HP. Selanjutnya pada Jumat (9/2) sekira pukul 17.30 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Asahan di dalam bus Medan Jaya BK 7448 DK tujuan Medan Pekan Baru, tersangka yang diamankan berinisial MU alias D (33) warga Aceh Utara, barang bukti 3 bungkus sabu dengan berat 3000 gram sabu, 1 tas ransel, 1 tas jinjing dan w buah HP.

Penangkapan masbeerlanjut sampai Sabtu (10/2) sekira pukul 16.00 WIB, tersangka ZFD (38) warga Dusun Simpang Lueng Aceh Utara ditangkap saat berada di sebuah kafe di Jalan Binjai, kemudian dilakukan pengeembangan dan berhasil menangkap tersangka ID alias I alias MZK alias ZK (37) warga Dusun H Nafi Desa MINUTES Mesjid Aceh ditangkap dari Jalan Abadi komplek perumahan Abadi No. C-3 Medan Selayang, barang bukti 300 gram sabu, HP iPhone 5, HP Samsung dan iPhone 7.

Kemudian penangkapan berlanjut hingga malam sekira pukul 10.00 WIB, tersangka EM (30) warga Desa Karieng Aceh Pidie dan KR (28) warga Lingkungan 18 Pasar VI Andan Sari, Medan Marelan saat transaksi di Jalan Platina, Marelan, barang bukti 4 bungkus sabu dengan berat 400 gram, 2 buah HP dan sepeda motor Suzuki Shogun BK 6301 FS.

Penangkapan ke delapan pada Rabu (14/2) sekira pukul 18.00 WIB, berhasil meringkus tersangka BG (34) warga Dusun Timur Desa Kambam Aceh Utara dan HK (35) warga asal Jambi kedianya ditangkap di Jalan Kapten Muslim, Medan Helvetia dengan barang bukti 3000 ribu gram sabu dan 4 buah HP. Pada Jumat (16/2) sekira pukira 15.20 WI.

Tersangka yang merupakan seorang ibu rumah tangga SR alias YY (39) warga Jalan LP Tanjug Gusta, MDD alias MT (30) warga Jalan perwira II Gang Simaremare, Medan Timur, SF (22) warga Lhoksumawe dan JH (21) warga Jalan Pancing komplek Veteran blok A, Medan Estate dengan barang bukti 11.033 gram sabu, 27.017 butir pil ekstasi, dua bungkus 8.950 butir ekstasi warna kuning logo XL, 9.036 butir ekstasi warna merah berlogo tapak tanga, 4.031 butir pil ekstasi warna biru berlogo angka 3, 5000 ribu butir pil ekstasi warna merah jambu berlogo garpu, 6 buah HP, 1 beecak motor merek Honda Verza BK 3982 AER dan 1 sepeda motor Honda Scoopy warna coklat BK 5175 ADZ.

Mereka mmasuk k Sumatera Utara lewat jalur laut melalui perairan Malaysia dan masuk ke wilayah di Indonesia melalui pelabuhan – pelabuhan kecil di kawasan Aceh.

“Kenapa barang haram ini masih tetap beredar di Sumut khususnya di Kota Medan, ini berarti ada pasar narkobanya. Maka dari itu kita dalam waktu dekat ini saya akan melakukan mengecekan terhadap tempat hiburan yang diduga rentan di jadikan tempat peredaran narkoba,” tegas Kapolda.

Akibat perbuatannya ke 17 tersangka dikenakan dengan pasal 114  Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Pidana penjara paling singkat 6 paling lama 20 tahun atau pidana mati, pidana seumur hidup dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.(Rp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here