Sumut Institute : Rekomendasi KASN Turun, Pasti Seleksi JPTP Tidak Beres

0
54

MEDAN – METRO REPUBLIK.COM. Direktur Sumut Institute, Osriel Limbong, S.Pd.,M.Si meminta lembaga DPRD agar tidak tutup mata atas turunnya surat rekomendasi KASN kepada Bupati Nias Utara untuk mengusulkan pemberhentian Aparatur Sipil Negara (ASN) an. Drs. Fonaha Zega.

Menurutnya, sebagai perpanjangan tangan rakyat, DPRD Nias Utara wajib berperan dalam menuntaskan permasalahan ini.

” Apabila surat rekomendasi tersebut dari KASN tidak digubris Bupati. Maka, lembaga DPRD Kabupaten Nias Utara berhak untuk memanggil Bupati serta panitia seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Karena itu kewenangannya DPRD selaku pengawas UU, peraturan dan juga kinerja pemerintah,” ujar Limbong saat ditemui wartawan dikantornya baru-baru ini.

Limbong menilai, dengan turunnya rekomendasi KASN kepada salah seorang ASN yang ikut dalam seleksi tersebut, maka  diduga kuat ada sesuatu yang tidak beres dalam pelaksanaan seleksi JPTP.

” Saya menduga ada sesuatu yang tidak beres dalam pelaksanaan seleksi JPTP itu. Maka untuk membongkar hal tersebut, kawan-kawan DPRD saya dorong untuk membentuk Tim yang bertugas menelusuri seperti apa pokok permasalahan dalam seleksi tersebut sehingga turun Rekomendasi dari KASN,” tutur Limbong yang juga Pengamat Sosial Politik Sumatera Utara ini.

Sebelumnya diberitakan dibeberapa media, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengeluarkan surat rekomendasi kepada Bupati Nias Utara dengan Nomor : B-2782/KASN/2017 tertanggal 31 Oktober 2017 agar mengajukan kepada Presiden melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) pemberhentian ASN an. Drs. Fonaha Zega.

Dalam suratnya, KASN memberikan waktu kepada Bupati Nias Utara selama 1 bulan untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

Sementara itu, Kabag Humas Kabupaten Nias Utara, Yuni’aro Zega, S.Pd saat ditanyakan perihal surat rekomendasi KASN dimaksud. Ia menyebutkan, Surat tersebut belum diterima oleh Bupati Nias Utara.

” Hingga saat ini surat rekomendasi dari KASN terkait pemberhentian Drs. Fonaha Zega belum sampai ke kita dan juga kepada Pak Bupati. Apabila nanti kita sudah menerima, pasti akan kami informasikan kepada rekan-rekan,” ujar Yuni’aro kepada wartawan saat dikonfirmasi via seluler, Senin (6/11/2018). TIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here